Kemana?
Kemanakah amarahku mengarah? Kepada hari yang kian mendingin Kepada manusia yang penuh dosa Ataukah kepada diri yang tak sadarkan diri. Kenapa Kabut ini semakin tebal Selimuti hati yang penuh duka Sampai kapan ku kan tersesat Kepada rasa yang semakin menyesatkan Teruntuk Hati yang gersang Hujan abu semakin menutupi Tutupi jiwa yang mulai membeku Anganku Kembalikan jiwa yang terikat Kembalikan musim semi bagi semesta Hidupkan lagi tentram dalam damai Dan nyalakan lagi hati yang temaram