Makan Siang
Ini pertama kalinya sang mantan mengajak aku untuk makan siang bareng. Dia menjemputku tepat setengah jam sebelum jam makan siang berdentang. Aku yang sejak tadi gelisah karena takut ketauan sama teman-temanku, terutama Sultan, makan siang dengan mantan, segera kabur dari kantor ketika turun ke ruangan, dan semua masih sepi. Aku hanya bertemu dengan salah satu temanku. Dan aku cuma titip pesan, “Kalau Sultan cariin aku, bilang aja gatau. Aku makan dulu sama Dipo ya, Mba.”. Dengan secepat kilat aku langsung lari menuju pintu keluar mobil. Di sana Xenia Silver sudah menungguku. “Maaf ya l ama nunggunya.”, “Gapapa kok, Mo.”. Dia selalu sabar nunggu aku dan memaklumi apapun yang aku lakukan. “Cape ya kerjanya? Sibuk banget kayanya kamu? Aku ganggu kamu ya, dengan ngajak kamu makan di luar saat ini?”, kamu masih saja sama po, penuh kekhawatiran dan ga enakkan. Padahal aku sudah di samping kamu lho. Aku menggeleng, “Aku senang dengan pekerjaanku, hanya saja tadi aku harus memastikan tid...