One step closer to be graduates!

Gerbang kelulusan itu pada masa putih abu telah terlewati.
Tapak kaki tertorehkan dalam jembatan pelangi.
Berwarna indah melambat menjadi aspal panas.
Aspal pada jalan berliku, menuju cahaya.
Angin segar sayup sayup berhembus di nadi ini.
Namun tubuh ini menjadi kaku.
Bagai badai salju sedang menerpaku.
Aku terhuyung dalam jurang terjal.
Jatuh aku tidak. Berdiri dikenyamanan kapuk pun aku tidak.
Berharap sang perkasa menopang ku.
Tapi hanya diriku yang dapat menopang tubuhku ini.

Diri ini hanya ingin berpijak pada aspal.
Membawaku terus berlari pada gapura keindahan para pelajar.
Hanya para maha yang memang memiliki kemegahan itu.
Yang sanggup bertahan pada badai diujung jurang.
Dan aku harap akulah salah satunya.
Kuatkan ku pada doa-doa disujudmu, wahai para petua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Namanya... Dzakiy.

Selamat tinggal, Ditya.