Sapaanku pagi ini untukmu

Kilas jingganya mulai menerangi bumi
Sinarnya hangatkan jiwa ini
Mata ini silau dibuatnya
Namun pandangnya bukan pada Ia

Menerawang jauh bermeter-meter di depannya
Mengimpikan dirinya ada didepannya
Namun yang terlihat hanya awan yang melukisan matanya
Mata dengan kilat kacanya

Kenapa jarak menjadi pemisah antara nyata dan semu
Kenapa jarak menimbulkan rasa terpedih ini
Rasa dengan gelombang penuh sesakkan jiwa
Inikah yang disebut rindu?

Wahai mentari timurku..
Ku sampaikan Selamat pagi
Dan Selamat Berkerja...
Dengan sehirup kopi dicantiknya alam ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Namanya... Dzakiy.

One step closer to be graduates!

Selamat tinggal, Ditya.